This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Artikel Keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Keagamaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Februari 2026

Malam Nishfu Sya’ban dalam Pandangan Mazhab Syafi’i dan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah

 

Malam Nishfu Sya’ban dalam Pandangan Mazhab Syafi’i dan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah

Malam Nishfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, yaitu pada tanggal 15 Sya’ban dalam kalender Hijriyah. Dalam tradisi umat Islam, khususnya menurut Mazhab Syafi’i dan aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), malam ini dipandang sebagai salah satu malam yang memiliki keutamaan dan layak untuk dihidupkan dengan amal ibadah.

Dasar Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban

Beberapa hadis menjelaskan tentang keutamaan malam Nishfu Sya’ban. Di antaranya hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ath-Thabrani, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nishfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni semua hamba-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.”

Meskipun sebagian hadis tentang Nishfu Sya’ban memiliki kualitas dha’if, namun menurut ulama Aswaja, hadis-hadis tersebut saling menguatkan (hasan li ghairihi). Oleh karena itu, keutamaan malam Nishfu Sya’ban dapat diamalkan dalam bentuk fadhailul a’mal (keutamaan amal).



Pandangan Ulama Mazhab Syafi’i

Ulama besar Mazhab Syafi’i seperti Imam asy-Syafi’i, Imam al-Ghazali, Imam an-Nawawi, dan Ibnu Hajar al-Haitami menjelaskan bahwa malam Nishfu Sya’ban termasuk malam yang dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah.

Imam asy-Syafi’i dalam kitab Al-Umm menyebutkan bahwa doa pada beberapa malam istimewa lebih mudah dikabulkan, di antaranya malam Nishfu Sya’ban. Hal ini menunjukkan bahwa menghidupkan malam tersebut dengan ibadah merupakan amalan yang baik dan memiliki dasar.

Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nishfu Sya’ban

Dalam tradisi Ahlus Sunnah wal Jamaah, amalan pada malam Nishfu Sya’ban tidak bersifat wajib, namun dianjurkan (sunnah), antara lain:

  1. Memperbanyak istighfar dan taubat, memohon ampunan kepada Allah SWT.

  2. Membaca Al-Qur’an, baik secara individu maupun berjamaah.

  3. Melaksanakan shalat sunnah, seperti shalat malam atau shalat sunnah mutlak.

  4. Memperbanyak doa, khususnya memohon keselamatan, umur yang berkah, dan rezeki yang halal.

  5. Mempererat silaturahmi dan menghilangkan permusuhan, karena permusuhan menjadi penghalang ampunan Allah.

Amalan-amalan tersebut dilakukan dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, tanpa meyakini adanya tata cara khusus yang bersifat wajib atau mengikat.

Sikap Moderat Ahlus Sunnah wal Jamaah

Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah mengajarkan sikap tawassuth (moderat) dalam menyikapi malam Nishfu Sya’ban. Tidak mengingkari keutamaannya, namun juga tidak berlebih-lebihan dalam pengamalannya. Semua ibadah dilakukan berdasarkan niat ikhlas dan tetap berpegang pada tuntunan syariat.

Tradisi seperti yasinan, doa bersama, dan pengajian yang dilakukan di masyarakat selama tidak bertentangan dengan syariat, dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ukhuwah Islamiyah.

Penutup

Malam Nishfu Sya’ban merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak ibadah, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Dalam pandangan Mazhab Syafi’i dan aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, menghidupkan malam ini dengan amalan kebaikan adalah perbuatan terpuji yang sejalan dengan ajaran Islam.

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mendapatkan ampunan dan keberkahan pada malam Nishfu Sya’ban. Aamiin.

Jumat, 16 Januari 2026

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di UPT SD Negeri Jingglong 01

 

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di UPT SD Negeri Jingglong 01

UPT SD Negeri Jingglong 01 menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah dengan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga tamu undangan.


Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa, yang menambah suasana religius sejak awal acara. Selanjutnya, hadirin disuguhkan dengan penampilan grup sholawat dan nasyid dari siswa-siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 yang tampil dengan penuh semangat dan percaya diri.




Dalam sambutannya, Kepala UPT SD Negeri Jingglong 01, Bapak Rudi Hartono, S.Pd, menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj ini merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada para siswa sejak dini. Beliau berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat semakin meningkatkan akhlak mulia serta kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Nawang Lukman Priyonggo, S.Ag., M.Pd. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj, khususnya tentang pentingnya sholat sebagai tiang agama serta ketaatan kepada Allah SWT. Penyampaian tausiyah yang lugas dan inspiratif membuat para peserta mengikuti acara dengan penuh perhatian.

Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh warga sekolah senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu serta menjalankan tugas masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPT SD Negeri Jingglong 01 berharap dapat terus membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi.