Juara 1 Turnamen Basket SMANEJA CUP 2026

Tim Basket putti UPT SD Negeri Jingglong 01 meraih juara 1 dalam Turnamen Basket SMANEJA CUP 2026.

Penyampaian Penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi

Kepala UPT SD Negeri Jingglong 01 menyampaikan penghargaan kepada siswa-siswi yang berprestasi.

Kepala UPT SD Negeri Jingglong 01

Rudi Hartono, S.PdI,.S.Pd Kepala UPT SD Negeri Jingglong 01.

Siswa-siswi UPT SD Negeri Jingglong 01

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Maret 2026

Siswa Kelas VI SD Negeri Jingglong 01 Mengikuti Gladi Bersih TKA 2026

 

Siswa Kelas VI SD Negeri Jingglong 01 Mengikuti Gladi Bersih TKA 2026

Jingglong, Maret 2026 – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, siswa kelas VI SD Negeri Jingglong 01 mengikuti kegiatan gladi bersih TKA yang dilaksanakan pada 11–12 Maret 2026 di sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh 14 siswa kelas VI yang akan menjadi peserta TKA tahun 2026. Pelaksanaan gladi bersih dibagi menjadi 2 sesi untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib serta menyesuaikan dengan ketersediaan perangkat dan teknis pelaksanaan di sekolah.




Gladi bersih ini merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan siswa, perangkat, serta sistem pelaksanaan ujian agar berjalan dengan lancar saat pelaksanaan TKA nanti. Selain itu, melalui gladi bersih ini siswa juga dapat berlatih menggunakan sistem ujian berbasis komputer serta memahami alur pengerjaan soal dengan lebih baik.

Secara nasional, gladi bersih TKA untuk jenjang SD dilaksanakan pada rentang 9–17 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian persiapan sebelum ujian utama dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis, operasional, serta pemahaman satuan pendidikan terhadap prosedur pelaksanaan TKA.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti seluruh tahapan sebagaimana pelaksanaan ujian yang sebenarnya, mulai dari proses login ke sistem, membaca petunjuk pengerjaan soal, hingga mengerjakan soal secara mandiri. Para guru dan panitia sekolah juga turut mendampingi serta memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.

Kepala SD Negeri Jingglong 01, Bapak Rudi Hartono, S.Pd, menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal.

“Semoga melalui kegiatan gladi bersih ini siswa semakin siap menghadapi TKA yang sebenarnya. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.

 

Dengan dilaksanakannya kegiatan gladi bersih ini, diharapkan seluruh siswa kelas VI SD Negeri Jingglong 01 semakin percaya diri dan siap menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang akan datang.

Mengenal Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadhan

 

Mengenal Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat satu malam yang sangat istimewa dan dinantikan oleh seluruh umat Muslim, yaitu Malam Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan dan keutamaan, bahkan nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Allah SWT menjelaskan tentang kemuliaan malam ini dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 1–5 yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam Lailatul Qadar, dan pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi membawa rahmat serta kedamaian hingga terbit fajar.

Karena kemuliaannya yang luar biasa, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam tersebut, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa dan istighfar.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar memiliki berbagai keutamaan yang luar biasa, di antaranya:

1. Lebih baik dari seribu bulan
Ibadah yang dilakukan pada malam ini memiliki nilai pahala yang lebih baik dibandingkan ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun lebih.

2. Malam turunnya Al-Qur’an
Lailatul Qadar merupakan malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia.

3. Turunnya para malaikat
Pada malam tersebut para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi membawa rahmat, keberkahan, serta mendoakan orang-orang yang beribadah.

4. Malam penuh kedamaian dan ampunan
Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.




Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

Waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti. Namun Rasulullah SAW memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan.

Dirahasiakannya waktu Lailatul Qadar memiliki hikmah agar umat Islam bersungguh-sungguh meningkatkan ibadah pada seluruh malam di akhir Ramadhan. Dengan demikian, setiap malam menjadi kesempatan untuk meraih pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Doa yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa yang sebaiknya dibaca jika bertemu malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW kemudian mengajarkan doa berikut:

اللّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Penutup

Malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendapatkan pahala yang sangat besar dan ampunan dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita memanfaatkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, doa, membaca Al-Qur’an, dan melakukan berbagai amal kebaikan.

Semoga kita semua, keluarga besar UPT SD Negeri Jingglong 01, dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar dan mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT. Aamiin.

Senin, 09 Maret 2026

Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Sutojayan Gelar Kegiatan “Ramadhan Berbagi” dan Istighosah

 Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Sutojayan Gelar Kegiatan “Ramadhan Berbagi” dan Istighosah

Sutojayan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H serta meningkatkan kepedulian sosial, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Korwil Pendidikan Kecamatan Sutojayan mengadakan kegiatan Ramadhan Berbagi yang dirangkaikan dengan kegiatan istighosah pada Senin, 9 Maret 2026 bertempat di Aula Korwil Pendidikan Kecamatan Sutojayan.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari berbagai lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Sutojayan, termasuk perwakilan dari UPT SD Negeri Jingglong 01. Sesuai undangan yang disampaikan oleh panitia, setiap lembaga diwakili oleh Kepala Sekolah perempuan atau istri kepala sekolah serta satu anggota Dharma Wanita.




Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan istighosah bersama sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh keluarga besar pendidikan di Kecamatan Sutojayan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian di dunia pendidikan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Ramadhan Berbagi, yaitu pembagian takjil kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan mempererat kebersamaan antaranggota maupun dengan masyarakat sekitar.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Sutojayan, Ny. Siti Parlan Efendi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama.

Partisipasi perwakilan dari UPT SD Negeri Jingglong 01 dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Dharma Wanita Persatuan sekaligus mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Sutojayan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Jumat, 06 Maret 2026

Memaknai Peringatan Nuzulul Qur’an: Menumbuhkan Karakter Generasi Anak Indonesia Hebat

 

Memaknai Peringatan Nuzulul Qur’an: Menumbuhkan Karakter Generasi Anak Indonesia Hebat


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan kemuliaan bagi umat Islam. Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan suci ini adalah Nuzulul Qur’an, yaitu peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam karena menjadi awal turunnya petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang batil.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk hidup (hudā) bagi manusia dan menjadi pembeda antara kebenaran dan kebatilan.


Sejarah Singkat Turunnya Al-Qur’an

Para ulama menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau sedang beribadah di Gua Hira. Wahyu pertama yang turun adalah Surat Al-‘Alaq ayat 1–5.

Allah SWT berfirman:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ۝ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ۝ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ۝ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ۝ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”
(QS. Al-‘Alaq: 1–5)

Ayat pertama yang turun ini menunjukkan betapa pentingnya membaca, belajar, dan mencari ilmu dalam Islam.

Dalam penjelasan para ulama, Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap. Pertama, diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfuzh ke langit dunia pada malam yang penuh kemuliaan. Kedua, diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun sesuai dengan kebutuhan umat.

Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”
(QS. Al-Qadr: 1)

Hikmah Peringatan Nuzulul Qur’an

Peringatan Nuzulul Qur’an memiliki banyak hikmah bagi umat Islam, di antaranya:

  1. Mengingat kembali sejarah turunnya Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW.

  2. Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan memperbanyak membaca dan mempelajarinya.

  3. Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

  4. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW juga bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)

Hadits ini menjadi motivasi bagi umat Islam, khususnya para pelajar, untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an.

Menguatkan Pendidikan Karakter melalui Al-Qur’an

Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sangat relevan dengan pendidikan karakter di sekolah. Al-Qur’an mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, serta sikap saling menghormati.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus.”
(QS. Al-Isra’: 9)

Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an menjadi pedoman bagi manusia untuk menjalani kehidupan yang benar dan bermakna.

Menanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Momentum Nuzulul Qur’an juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, antara lain

  1. Bangun PagiMemulai hari lebih awal agar lebih siap dan produktif.
  2. BeribadahMembentuk karakter religius dan moral yang kuat, serta rasa syukur.
  3. BerolahragaMenjaga kesehatan fisik dan mental, serta melatih disiplin.
  4. Makan Sehat dan BergiziMemberikan nutrisi optimal untuk tumbuh kembang dan konsentrasi.
  5. Gemar BelajarMengasah rasa ingin tahu, kreativitas, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
  6. BermasyarakatMengembangkan empati, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.
  7. Tidur CepatMemastikan istirahat yang cukup agar tubuh dan pikiran pulih untuk aktivitas esok hari.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan pentingnya akhlak mulia.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
(HR. Ahmad)

Penutup

Peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya sekadar mengenang sejarah turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan keagamaan di sekolah, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, pendidikan di sekolah tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi Anak Indonesia Hebat yang siap membangun masa depan bangsa. (RH)



Selasa, 03 Maret 2026

Meyda Amelia Masuk 10 Besar Olimpiade PAI Tingkat Kecamatan

 

Meyda Amelia Masuk 10 Besar Olimpiade PAI Tingkat Kecamatan

Jingglong, 4 Maret 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 dalam ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di UPT SD Negeri Sukorejo 01.

Siswi atas nama Meyda Amelia, kelas V, berhasil meraih prestasi membanggakan dengan masuk 10 besar kategori C tingkat kecamatan. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan belajar, serta bimbingan guru dan dukungan penuh dari orang tua.



Olimpiade PAI tingkat kecamatan ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Sutojayan. Ajang ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat di kalangan peserta didik.

Kepala sekolah dan seluruh keluarga besar UPT SD Negeri Jingglong 01 menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih.

Selamat dan sukses untuk Meyda Amelia!
Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus bersemangat dalam belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di ajang-ajang berikutnya.

Siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 Juara Harapan 2 Olimpiade PAI 2026

Siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 Juara Harapan 2 Olimpiade PAI 2026

Jingglong, 4 Maret 2026 – Kabar membanggakan datang dari UPT SD Negeri Jingglong 01. Salah satu siswi terbaiknya berhasil meraih prestasi dalam ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026 untuk Kecamatan Sutojayan diselenggarakan di UPT SD Negeri Sukorejo 01 pada hari Rabu (4/3/2026).

Kegiatan Olimpiade PAI ini dibuka secara resmi oleh Pengawas PAI Kecamatan Sutojayan. Turut hadir Pengawas Sekolah Kecamatan Sutojayan serta Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Sutojayan yang memberikan sambutan dan motivasi kepada seluruh peserta agar terus bersemangat dalam meningkatkan kompetensi akademik dan pemahaman keagamaan.

Dalam ajang tersebut, siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 atas nama:

Meyda Amelia
Kelas: V
Prestasi: 🏆 Juara Harapan 2

berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih Juara Harapan 2. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar sekolah.



Selain Meyda Amelia, siswa-siswi UPT SD Negeri Jingglong 01 yang turut berpartisipasi dalam Olimpiade PAI 2026 adalah:

  • Virzha Adiyatma Alfaro (Kelas III)

  • Diandra Shinta Verisha Putri (Kelas VI)

  • Yumna Fariha Putri Romlah (Kelas IV)

Partisipasi dalam Olimpiade PAI ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dan semangat berkompetisi secara sehat.

Selamat kepada ananda Meyda Amelia atas prestasi yang diraih serta terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan mengharumkan nama UPT SD Negeri Jingglong 01.
Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meraih keberhasilan di masa mendatang.

Siswa-Siswi Kelas VI SD Negeri Jingglong 01 Ikuti Kegiatan Simulasi TKA 2025/2026

 

Siswa-Siswi Kelas VI SD Negeri Jingglong 01 Ikuti Kegiatan Simulasi TKA 2025/2026

Jingglong, (tanggal kegiatan) – Siswa dan siswi kelas VI SD Negeri Jingglong 01 antusias mengikuti kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025/2026 yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. Kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari persiapan peserta didik sebelum mengikuti pelaksanaan TKA sesungguhnya pada tahun ajaran 2025/2026.

Simulasi TKA dilaksanakan oleh siswa kelas VI selama periode simulasi nasional antara tanggal 2 sampai 8 Maret 2026 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah melalui platform resmi Pusmendik Kemendikbud RI.



Melalui kegiatan ini, para siswa dapat mengenal lebih dekat sistem ujian TKA yang berbasis digital, memahami format soal, serta berlatih mengatur waktu pengerjaan soal sesuai standar ujian. Simulasi ini juga membantu siswa untuk mengevaluasi kemampuan akademik mereka di mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia dan Matematika sebelum mengikuti TKA utama yang direncanakan pada bulan April 2026.

Kegiatan simulasi TKA di sekolah turut didampingi oleh guru-guru pendamping yang memberikan arahan teknis dan motivasi belajar kepada siswa agar mereka bisa lebih percaya diri menghadapi asesmen akademik ini. Para peserta tampak semangat dalam mengikuti simulasi, menunjukkan kesiapan belajar dan keterampilan digital di lingkungan pendidikan yang mendukung.

Untuk informasi lebih lanjut dan akses simulasi secara mandiri, siswa dan orang tua dapat mengunjungi situs resmi Simulasi TKA pada alamat berikut: https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/.

Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman positif dan bermanfaat bagi seluruh siswa kelas VI dalam persiapan akademik mereka menuju TKA 2025/2026.